Cedera Lawrence Shankland memaksa Rangers berpikir keras mencari tumpuan gol baru. Penyerang sekaligus kapten tim itu ditarik keluar pada menit kelima laga melawan Motherwell akhir pekan lalu setelah mengalami cedera hamstring. Manajer Derek McInnes bahkan menyebut cedera tersebut cukup signifikan dan berpotensi membuat pemainnya absen untuk beberapa waktu.
Kabar ini menjadi pukulan telak bagi Rangers karena datang pada saat yang paling buruk. Sebelumnya, Shankland baru saja menemukan kembali ketajamannya di depan gawang dengan mencetak tiga gol dalam dua laga beruntun. Situasi kian pelik karena Youssef Chermiti juga sedang dalam pemulihan cedera ACL, sehingga lini depan Rangers kini kehilangan dua striker utamanya sekaligus.
Cedera Lawrence Shankland Dikonfirmasi Signifikan
Pada laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 atas Motherwell, Sabtu lalu, Shankland baru bermain sekitar lima menit ketika ia memegang hamstringnya dan langsung memberi isyarat ke bangku cadangan. Dari caranya bereaksi, cedera itu terlihat serius sejak awal. Kekhawatiran tersebut pun dibenarkan oleh McInnes usai pertandingan.
“Cedera ini terlihat cukup signifikan. Kami menduga ini mirip dengan cedera yang pernah ia alami di Hearts pada Januari lalu,” ujar McInnes kepada BBC Scotland. “Kami akan melakukan pemindaian pada Senin dan melihat hasilnya, daripada berspekulasi lebih dulu,” tambahnya. McInnes enggan menarik kesimpulan sebelum hasil scan keluar.
“Ini mengecewakan karena ia baru saja memimpin lini depan dan mencetak beberapa gol dalam beberapa laga terakhir. Hari ini ada lebih banyak hal positif daripada negatif, tetapi ini adalah satu hal yang negatif,” kata McInnes. Pernyataan itu menunjukkan betapa beratnya kehilangan pemain yang sedang dalam performa apik.
Momen Buruk yang Datang saat Shankland Sedang Tajam
Sebelum tumbang, Shankland berada dalam performa terbaiknya sejak memperkuat Rangers. Tiga gol dalam dua laga sebelumnya menjadi bukti nyata, termasuk kontribusi penting saat menang atas Aberdeen dan Falkirk. Ketajaman seperti inilah yang selama ini diharapkan Rangers dari seorang penyerang utama.
Celakanya, cedera ini datang ketika Youssef Chermiti dikabarkan akan menepi dalam waktu lama akibat cedera ligamen anterior (ACL) yang dideritanya saat melawan Hibernian bulan lalu. Dengan absennya dua striker utama sekaligus, kedalaman skuad Rangers di lini depan benar-benar diuji. McInnes kini harus mencari solusi dari pemain yang tersisa.
Kemenangan atas Motherwell sejatinya diraih dengan cukup meyakinkan, apalagi Rangers menciptakan banyak peluang. Namun, penyelesaian akhir mereka kurang tajam, dan mantan gelandang Rangers Andy Halliday menyoroti hal ini. “Jika Lawrence Shankland bermain penuh, ia akan membawa pulang beberapa gol. Rangers tampil agak tumpul di lini depan mengingat peluang yang mereka ciptakan, tetapi mereka memang layak menang,” katanya di Sportsound.
Opsi Pengganti di Lini Depan Rangers
Ryan Naderi menjadi pencetak satu-satunya gol dalam kemenangan atas Motherwell setelah memanfaatkan blunder mengejutkan kiper Alex Paulsen. Namun, akankah ia mampu konsisten mencetak gol seperti yang biasa ditunjukkan Shankland? Catatannya sejauh ini masih belum cukup meyakinkan.
Ryan Naderi: Giat Bekerja, tetapi Belum Terbukti Tajam
Naderi baru mencetak tiga gol dalam sebelas laga musim lalu setelah bergabung dengan Rangers pada Januari, dua di antaranya lahir saat timnya menghancurkan Queen’s Park 8-0 di Piala Skotlandia. Musim ini, ia mengemas tiga gol dalam delapan penampilan, satu lebih sedikit dari Shankland yang mencetak empat gol dalam sepuluh laga. Sejak berseragam Rangers, pemain asal Jerman itu rata-rata baru mencetak gol setiap 189 menit. Bandingkan dengan Shankland yang, sejak awal musim lalu bersama Hearts, hanya membutuhkan 146 menit untuk setiap golnya.
Kevin Kelsy: Insting Finisher Masih Dipertanyakan
Kevin Kelsy akan ikut bersaing setelah didatangkan dari Portland Timbers di MLS. Namun, debutnya melawan Motherwell berjalan kurang mulus. Ia mendapat peluang emas setelah kesalahan Jake Girdwood-Reich, tetapi sepakannya dari jarak sepuluh yard gagal menemui sasaran.
Tentu terlalu dini untuk menghakimi Kelsy berdasarkan satu pertandingan saja. Akan tetapi, catatan 13 gol dalam 46 laga terakhirnya, atau rata-rata satu gol setiap 190 menit, mengindikasikan bahwa Rangers mungkin tidak merekrut seorang penyerang murni. Dibutuhkan waktu baginya untuk beradaptasi dan membuktikan kemampuan terbaiknya.
Bojan Miovski: Statistik Terbaik, tetapi Minim Kesempatan
Satu-satunya striker di skuad Rangers yang statistiknya sebanding dengan Shankland adalah Bojan Miovski. Mantan penyerang Aberdeen itu memiliki rata-rata satu gol setiap 148 menit. Hanya saja, ia kesulitan mendapat kesempatan bermain secara konsisten di tim utama. Kini, dengan absennya Shankland, Miovski bisa menjadi pilihan menarik untuk mengisi lini depan.
- Lawrence Shankland: 4 gol dalam 10 laga musim ini, rata-rata 1 gol setiap 146 menit sejak awal musim lalu.
- Ryan Naderi: 3 gol dalam 8 laga musim ini, rata-rata 1 gol setiap 189 menit bagi Rangers.
- Kevin Kelsy: 13 gol dalam 46 laga terakhir, rata-rata 1 gol setiap 190 menit.
- Bojan Miovski: rata-rata 1 gol setiap 148 menit, tetapi jarang dimainkan konsisten.
Ancaman Gol Rangers Kini Dipertanyakan
Kekhawatiran akan ketajaman lini depan Rangers bukan tanpa alasan. Mantan gelandang Ibrox, Ian McCall, secara terbuka meragukan kapasitas Naderi dan Kelsy sebagai penyelesai akhir. “Rangers kehilangan terlalu banyak peluang, terutama di babak kedua. Cedera Shankland jelas mengkhawatirkan karena Kelsy dan Naderi tidak terlihat seperti finisher alami,” ujarnya di Sportsound.
Meski demikian, ada secercah harapan dari cara Rangers bermain saat mengalahkan Motherwell. Setelah serangkaian laga kualifikasi Eropa yang menampilkan permainan menyerang kurang imajinatif, tim asuhan McInnes kali ini tampil lebih bernyawa dan menciptakan banyak peluang bersih. Momentum positif ini sayangnya harus diuji tanpa kehadiran Shankland di lini depan. Pertanyaan besarnya kini: siapa yang akan mengonversi peluang-peluang itu menjadi gol?
Singkatnya, Rangers tengah menghadapi ujian besar di lini serang. Shankland harus menjalani pemindaian untuk mengetahui seberapa lama ia akan menepi, sementara Chermiti dipastikan absen panjang. Naderi, Kelsy, dan Miovski pun dituntut segera membuktikan diri mampu menggantikan ketajaman kapten mereka.
Hasil scan pada Senin nanti akan menentukan seberapa besar penyesuaian yang harus dilakukan Rangers. Sambil menunggu kepastian itu, para pendukung hanya bisa berharap cedera Shankland tidak separah yang dikhawatirkan. Jika harus absen lama, salah satu dari Naderi, Kelsy, atau Miovski wajib tampil sebagai pahlawan baru di lini depan.
