Joe Root Tak Terbendung: 99* Bawa Inggris Samakan Seri vs India

Joe Root Kembali Jadi Penyelamat Inggris di ODI

Joe Root kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemain kunci Inggris. Dalam laga kedua ODI melawan India di Cardiff, Kamis (16/7/2026), Joe Root mengukir 99* dari 133 bola dan membawa timnya menang empat wicket sekaligus menyamakan kedudukan 1-1. Kapten Harry Brook menyebut penampilan Root sebagai “fenomenal” dan menjadi contoh yang harus dipelajari pemain lain.

Root datang ke crease saat Inggris dalam tekanan berat. Pembuka Ben Duckett tumbang tanpa angka (golden duck) karena jebakan Jasprit Bumrah pada bola pertama. Skor 0-1. Tak lama, Jacob Bethell menyusul dengan skor 8-2. Inggris terus kehilangan wicket hingga 53-3, saat Harry Brook sendiri gagal setelah mencoba scoop. Di tengah kekacauan itu, Joe Root tetap tenang dan memimpin perlawanan.

Joe Root

Ketangguhan Joe Root di Tengah Tekanan

Yang membuat penampilan Root istimewa adalah caranya mengatur tempo. Dalam 21 bola pertama, ia hanya mencetak 4 run. Ia dengan sabar menunggu bola buruk dan jarang memaksakan diri. Total hanya sembilan fours sepanjang 133 bola. Ini bukan soal kecepatan, melainkan kecerdasan membaca situasi.

Saat Inggris kehilangan Will Jacks pada 40 overs dengan 37 run masih dibutuhkan, Root menunjukkan emosi—sesuatu yang jarang terlihat. Namun, ia segera tersenyum ketika Gus Atkinson memukul boundary kemenangan di awal 45 overs. Root gagal mencapai century, tetapi ia mengaku “probably the best feeling in cricket” bisa menyelesaikan kemenangan di lapangan sulit.

Harry Brook: Joe Root adalah Panutan

Sang kapten Harry Brook memuji pendekatan Root. “Dia pemain fenomenal. Kamu bisa belajar banyak darinya, baik di ruang ganti maupun di lapangan. Dia selalu tampil saat kami paling membutuhkannya. Selama bertahun-tahun, dia menjadi salah satu yang terbaik di dunia dalam memutar strike (rotating strike). Saya ingat satu inning beberapa tahun lalu di mana dia hanya mencetak tiga fours tapi tetap seratus,” ujar Brook.

Pernyataan Brook menegaskan bahwa pola permainan Root bukanlah kebetulan. Ia mampu bertahan di saat sulit dan tetap sabar menunggu peluang. Inilah pelajaran berharga bagi para pemain muda Inggris yang kerap kehilangan wicket dengan cara yang kurang perlu.

Rekor Luar Biasa Joe Root di ODI

Kemenangan ini menambah pundi-pundi luar biasa Root di ODI. Dalam tiga penampilan terakhirnya, ia mengumpulkan 286 run tanpa pernah tersingkir—111* vs Sri Lanka di Januari, 76 di laga pertama melawan India, dan sekarang 99*. Usianya kini 35 tahun, namun performanya justru meningkat. Dalam lima ODI terakhir, semuanya menghasilkan 50+ run.

Statistik ini mengundang perbandingan. Mantan pemain Sky Sports, Mark Butcher, mengomentari, “Selama ini Root kerap menjadi satu-satunya yang bertahan di tengah line-up yang naik-turun. Di Test maupun ODI, ia seperti memegang benteng sendirian. Kadang saya bertanya apakah pemain lain belajar pentingnya menjaga wicket? Root tidak menyerahkan tanggung jawab itu pada orang lain.”

Pelajaran untuk Tim Inggris: Menghargai Wicket Seperti Joe Root

  • Kesabaran adalah kunci: Root tidak terburu-buru mengejar run di awal. Ia membiarkan bowling lawan yang agresif lewat, lalu memukul saat momentum bergeser.
  • Rotasi strike yang cerdas: Dengan memukul bola ke area kosong dan lari cepat, ia membuat skor tetap berjalan tanpa risiko besar.
  • Mentalitas baja: Dalam tekanan 5 wicket jatuh, ia tetap tenang dan tidak memberikan wicket dengan mudah.
  • Contoh untuk pemain muda: Brook dan Butcher sama-sama menekankan pentingnya meniru pendekatan Root dalam menghargai wicket.

Jadwal dan Hasil Seri Inggris vs India

Berikut rangkuman pertandingan sejauh ini (waktu Inggris):

  • T20 pertama (Durham) – dibatalkan hujan
  • T20 kedua (Old Trafford) – Inggris menang 4 wicket
  • T20 ketiga (Trent Bridge) – Inggris menang 125 run
  • T20 keempat (Bristol) – Inggris menang 9 wicket
  • T20 kelima (Southampton) – Inggris menang 56 run
  • ODI pertama (Edgbaston) – India menang 6 wicket
  • ODI kedua (Cardiff) – Inggris menang 4 wicket (berkat Joe Root)
  • ODI ketiga (Lord’s) – Minggu, 19 Juli 2026 pukul 11.00

Kesimpulan: Joe Root Tetap Pilar Tak Tergantikan

Penampilan 99* tak terkalahkan Joe Root bukan sekadar angka. Ia adalah bukti bahwa kualitas sejati seorang pemain teruji di saat krisis. Dengan kemampuan membaca permainan, kesabaran, dan teknik rotasi strike yang mumpuni, Joe Root memberikan cetak biru bagi generasi baru pemain Inggris. Harry Brook sudah paham itu—sekarang tinggal menunggu apakah rekan setimnya lainnya mau belajar dari sang maestro.