Jimmy Rimmer, kiper pemenang Piala Eropa yang pernah membela Manchester United dan Aston Villa, meninggal dunia pada usia 78 tahun. Kepergian pria kelahiran Southport ini meninggalkan duka mendalam di dunia sepak bola Inggris, terutama bagi klub-klub yang pernah ia perkuat. Alex Stepney, mantan rekan setimnya di Manchester United yang juga berposisi kiper, turut menyampaikan belasungkawa melalui media sosial.

Sepanjang kariernya, Rimmer pernah memperkuat sejumlah klub besar, termasuk Arsenal, Swansea City, Aston Villa, dan Manchester United. Ia mencatatkan 229 penampilan liga untuk Aston Villa dan meraih penghargaan pemain terbaik Arsenal pada musim 1974-1975. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi Aston Villa, Manchester United, dan Arsenal yang masing-masing menyampaikan belasungkawa resmi.
Karier Cemerlang di Panggung Piala Eropa
Pencapaian terbesar Rimmer di pentas Eropa terukir pada dua final Piala Eropa yang berbeda. Pada 1968, ia menjadi pemain cadangan saat Manchester United mengalahkan Benfica untuk merebut gelar Piala Eropa. Meski hanya duduk di bangku cadangan, statusnya sebagai bagian dari skuad juara tetap tercatat dalam sejarah.
Empat belas tahun berselang, Rimmer kembali menjadi bagian dari sejarah Piala Eropa, kali ini bersama Aston Villa. Ia tampil sebagai starter dalam kemenangan 1-0 atas Bayern Munich pada final 1982, meski harus ditarik keluar pada menit kesembilan karena cedera leher. Nigel Spink masuk menggantikannya dan laga tersebut berakhir dengan kemenangan bagi Villa.
Yang menarik, Rimmer menjadi starter di setiap pertandingan Aston Villa sepanjang perjalanan menuju final Piala Eropa tersebut. Hal serupa juga ia lakukan saat Villa menjuarai liga pada musim 1980-1981. Konsistensinya di bawah mistar menjadikannya salah satu pilar penting kesuksesan klub pada periode itu.
Perjalanan Karier dari Southport ke Panggung Sepak Bola Inggris
Rimmer lahir di Southport dan tumbuh menjadi penjaga gawang yang kemudian dikenal luas di kompetisi Inggris. Ia pernah memperkuat Manchester United, Arsenal, Swansea City, dan Aston Villa dalam perjalanan kariernya. Deretan klub tersebut menunjukkan betapa panjang dan produktifnya karier yang ia jalani di sepak bola Inggris.
Bersama Aston Villa, Rimmer mencatatkan total 229 penampilan di kompetisi liga. Sebelumnya, saat berseragam Arsenal, ia sempat dinobatkan sebagai pemain terbaik klub pada musim 1974-1975. Di level internasional, Rimmer juga pernah merasakan satu caps bersama timnas Inggris dalam laga persahabatan melawan Italia pada 1976.
Duka Mendalam untuk Jimmy Rimmer
Kabar meninggalnya Rimmer langsung mendapat respons dari klub-klub yang pernah ia perkuat. Aston Villa dan Manchester United sama-sama menyatakan bahwa mereka sangat berduka atas kepergian Rimmer. Arsenal pun turut menyampaikan penghormatan terakhir untuk mantan pemainnya tersebut.
Alex Stepney, kiper yang menjadi rekan setim Rimmer di Manchester United, menuliskan pesan haru di media sosial. “Kabar yang sangat menyedihkan mendengar Jimmy Rimmer telah berpulang, beristirahatlah dengan tenang dan kirimkan banyak cinta untuk keluarga Jimmy,” tulisnya. Ungkapan tersebut mencerminkan betapa eratnya hubungan yang terjalin di antara para pemain pada masa kejayaan United.
Warisan dan Kenangan Jimmy Rimmer
Rimmer termasuk kelompok pemain langka yang pernah merasakan gelar Piala Eropa dengan dua klub berbeda. Ia menjadi bagian dari skuad juara Manchester United pada 1968 dan kemudian mengangkat trofi yang sama bersama Aston Villa pada 1982. Dua momen bersejarah itu menempatkannya di posisi istimewa dalam sejarah sepak bola Inggris.
Piala Eropa kini dikenal dengan nama Liga Champions dan telah berevolusi menjadi kompetisi yang jauh lebih besar. Namun, makna gelar juara turnamen ini tidak pernah berubah bagi para pemain yang pernah meraihnya. Bagi penggemar Aston Villa, kontribusi Rimmer dalam perjalanan menuju gelar 1982 akan selalu dikenang sebagai bagian penting dari kejayaan klub.
Dari bangku cadangan saat United menjuarai Piala Eropa 1968 hingga menjadi starter di laga final bersama Villa, karier Rimmer adalah gambaran dedikasi seorang kiper sejati. Ia membuktikan bahwa peran pemain cadangan sekalipun memiliki nilai sejarah yang tak ternilai. Kenangan akan ketangguhannya di bawah mistar akan terus hidup di hati para penggemar.
Kepergian Jimmy Rimmer di usia 78 tahun meninggalkan duka yang mendalam bagi dunia sepak bola Inggris. Pencapaiannya bersama Manchester United dan Aston Villa akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah Piala Eropa. Selamat jalan, Jimmy Rimmer, sang pemenang Piala Eropa yang namanya tak akan lekang oleh waktu.
